GDB NGARIUNG : #1 Bangkit Kembali

Kamis malam hari kemarin tepat jam 7, akhirnya setelah sekian lama diadakan juga kumpul-kumpul intim Komunitas Game Developer Bandung yang sebelumnya diprakarsai para senior-senior dan tetua-tetua developer di kota kembang ini, salah satunya si pak boss saya Adam Ardisasmita (CEO Arsanesia). Kumpul perdana ini dinamakan GDB Ngariung, biar namanya Bandung banget dan nama ‘Ngariung’ dipakai sebagai representasi aspek budaya urang Bandung yang memang senang banget ngarumpul disupport oleh udara yang dingin untuk membicarakan celetukan-celetukan kreatif (Ya tahu sendiri kan Bandung memang terkenal dengan beragam ekspresi dan komunitas kreatif).

Loh bukannya komunitas gamedev Bandung itu sudah dari lama ya, bahkan bisa dibilang termasuk kota perintis industri game di Indonesia?

Saya pribadi memang belum sempat mendalami berkomunitas disini sehingga belum banyak merasakan persisnya komunitas GDB ini karena setelah lulus, saya langsung merantau ke Jogja :P. Di Jogja pun saya baru sebentar ikut-ikut program kumpul komunitas gamedev setempat yang namanya Gamelan.

Menurut cerita dari pak boss Adam yang memang sudah tetua, senior-senior gamedev sudah kepalang sibuk dengan studionya masing-masing, sehingga semangat berkomunitas sempat hiatus. Maka dari itu, dicanangkanlah lagi kompor-kompor untuk kumpul-kumpul lagi dengan format yang lebih intim.

GDB Ngariung

Acara berlangsung di Studio Agate Bandung di jalan Gegerkalong Hilir. Studio Agate memang salah satu studio game yang sudah cukup besar disini, dan mereka memang punya space kantor yang gede, jadi ada space enak banget untuk ngarumpul. Konsep GDB Ngariung ini sendiri ceritanya ingin meniru konsep komunitas Gamelan Jogja, yang sangat rutin diadakan setiap hari Kamis dengan klasifikasi tema setiap minggu (misal Art, Business, Game Design, Programing). Program Gamelan ini sudah terbukti ampuh untuk menjaga keintiman komunitas-komunitas setempat dan para gamedev disana sangat kompak dan kekeluargaan banget.

Session 1: “Tahu Bulat” (OWN Games)

Acara saat itu dimulai oleh empunya Tahu Bulat, OWN GAMES dengan pembicaranya Eldwin. Karena pencapaian Game Tahu Bulat yang fantastis, maka diundanglah doi sebagai pembicara perdana. Mohon maaf mungkin aku gak bisa share banyak karena banyak hal-hal yang konon katanya kurang berkenan untuk dibahas secara umum (Makanya, bagi gamedev yang domisilinya di Bandung sering-sering dateng ya nanti). Tapi yang bisa dibuka disini adalah, menurut Eldwin , kalau mau menarik investor, jangan remehkan parameter data-data, yang bisa didapat dari game-game analytic. Dan jangan mengumbar-umbar asumsi, karena investor sebagian besar ‘hanya’ tertarik dengan research data yang mumpuni. 

13782156_10208657994861607_4729146163836034535_n

Eldwin dari OWN Games, lagi membahas Tahu Bulat

 Session 2: Berkomunitas (Adam Ardisasmita)

Nah abis ini pak boss saya yang tausyiah. Adam kali ini lebih membahas dan mengompori teman-teman yang hadir disitu untuk guyub dan semangat untuk berkomunitas. Menurut Adam, adanya komunitas itu penting terlebih lagi untuk industri game Indonesia yang bahkan sampai sekarang ketinggalan jauh dari industri game yang sudah matang seperti Jepang, Korea & Amerika. Ketinggalan jauhnya tidak main-main, kita ketinggalan 15-20 tahun dari mereka! Adam bercerita, pernah beberapa kali dapat kunjungan dari gamedev luar, dan hampir semuanya mengatakan keadaan industri kita sekarang itu persis seperti keadaan gamedev mereka berpuluh tahun lalu. Makanya dengan berkomunitas, diharapakan kita bisa bersama-sama mengejar ketertinggalan itu.

Singkat cerita, manfaat berkomunitas yang dijabarkan Adam kemarin kira-kira seperti ini:

  1. Saling membantu. Misalkan ada studio yang sedang sekarat, mungkin studio itu bisa meminta bantuan studio lain untuk meminta project. Karena saling kenal kan saling tolong-menolong sudah enak ga canggung-canggung. Dan saling bahu-membahu ini penting kalau kita memang mau mematangkan industri game Indonesia, bukannya gontok-gontokkan dan sudah menumbuhkan rivalitas.
  2. Kesempatan berinteraksi dengan bermacam perusahaan besar. Perusahaan-perusahaan besar teknologi semacam Intel, Google, Lenovo dll. juga tentu mudah digapai dan menggapai talenta-talenta gamedev bila ada wadahnya. Bahkan seringkali bisa menjadi ajang kenalan dengan beberapa orang-orang mereka secara personal. Adam sendiri sekarang temannya sudah boss-boss perusahaan besar semua dan udah ngebro (malah ngiming-ngimingi). Yah itu salah satu contohnya ya.
  3. Rare-info lessonYap, kadang-kadang ajang seperti ini memungkinkan untuk sharing hal-hal yang tidak dibuka di kalangan umum. Misalnya nih, statistik revenue atau seluk-beluk bagaimana keadaan suatu studio. Walaupun sebenernya info-info seperti ini tergantung dari pertimbangan narasumber masing-masing sih. Tetap saja worth to try, dan ini aspek ‘eksklusif’ dan geregetnya kalo rajin ikut :’). Belajar kan bisa dari mana saja, he-he.
13769395_10208657992981560_7975437478521247040_n

Pak boss Adam lagi tausiyah kompor-kompor

Session 3: Dear Mantan (Tinker Games)

Setelah sesi sharing selesai, dilanjutlah kita ke sesi show-off game. Sesi show-off kali ini Tinker Games mau pamer game terbaru mereka Dear Mantan. Kata mereka sih, waktu developing game ini cukup sebentar, kira-kira sebulan? Dan sama seperti OWN Games, mereka memanfaatkan momen-momen makin banyaknya generasi jones berkeliaran di media sosial. Makanya game Dear Mantan ini juga booming banget. Game Dear Mantan memadukan mekanik upgrade dan sedikit visual novel, yang ceritanya player berusaha mendapatkan kembali mantan dalam kurun waktu 100 hari. Kalau penasaran mau main, klik aja linknya hehe.

13782040_10208657992541549_4524785116382030478_n

Mas-mas Tinker Games, satu programmer (yang baju abu, sekaligus Ketua GDB sekarang: Handika) yang satu project manager (masnya seru ngomongnya centil2 Sunda, LOL)

END-SESSION

Maka, selesailah sudah liputan GDB Ngariung perdana kemarin. Saya pribadi sih antusias banget, apalagi ketemu dan kenalan-kenalan sama sesama developer Bandung. Saya sih memang pribadi yang seneng ketemu orang, dan kadang ada aja cuilan-cuilan pengetahuan yang trivial tapi penting, membuka wawasan. Walaupun sedihnya juga ada karena sesama rekan game designer masih jarang, masih didominasi mas-mas programmer @_@ jadi masih bingung kalo mau tanya-tanya game design yang deep. Harapannya sih semoga acara GDB Ngariung ini tetap konsisten dan rame terus, juga diisi pembicara-pembicara senior yang sudah mumpuni, jadi kita bisa level up bareng-bareng. Ohya satu lagi sedihnya, pas kumpul ini cuma saya sendiri cewek :(((((((((((((((( Hu-huw. Mana gamedev cewe lain, hiks.

Sampai Jumpa di GDB Ngariung minggu depan! 🙂

13729097_10208657991221516_6043479422681514906_n

Sama bang Handika ketuanya GDB (programmer Tinker Games)

13699978_10208657990781505_589956457610927239_n

Bareng adek-adek yang lagi intern di Arsanesia

0774345f-21de-4f46-8a5d-824c4e686904

Pejantan semua gaaaan :(( Yawda bodo amat 😛

Advertisements

3 thoughts on “GDB NGARIUNG : #1 Bangkit Kembali

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s